Tatanan ekonomi dunia
sedang berubah ke-era perdagangan bebas dan investasi bebas, dimana perdagangan
barang dan jasa antar negara tidak lagi mengalami hambatan-hambatan yang
berarti dalam quota dan tarif. Bentuk perdagangan bebas di era global ini dampaknya
adalah Indonesia harus mempersiapkan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM)
yang kompetensi dan standarisasinya mengikuti kualifikasi dunia.. Penerapan
teknologi baru dalam industri mengandung konsekuensi peningkatan permintaan Sumber Daya Manusia (SDM) yang memiliki
kemampuan yang lebih tinggi guna mendukung peningkatan produktivitas.
Pendidikan Sekolah Menengah
Kejuruan (SMK) sebagai pendidikan
kejuruan tingkat menengah, memiliki peran
besar dalam merencanakan dan menciptakan
SDM yang profesional dan
produktif. Pendidikan di Sekolah
Menengah Kejuruan (SMK) bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan
dan keterampilan siswa
dalam rangka menyiapkan
mereka sebagai tenaga
kerja tingkat menengah.
Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sebagai salah satu lembaga pendidikan
yang mempunyai misi menyiapkan tenaga kerja tingkat menengah yang mampu mengisi
lapangan kerja dan berkualitas profesional diharapkan mampu berperan sebagai
alat unggulan bagi industri-industri Indonesia dalam menghadapi persaingan
global.
Pendidikan kejuruan juga
merupakan investasi untuk meningkatkan kualitas sumber daya
manusia, yang merupakan syarat utama
untuk meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi, pemerataan kesempatan, dan untuk
perubahan sosial. Pendidikan dan pelatihan adalah merupakan upaya untuk
mengembangkan sumber daya manusia, terutama untuk pengembangan kemampuan
intelektual dan kepribadian manusia. Pendidikan formal di dalam suatu
organisasi adalah suatu proses pengembangan kemampuan kearah yang diinginkan
oleh organisasi yang bersangkutan, sedangkan latihan merupakan bagian dari
suatu proses pendidikan yang tujuannya untuk meningkatkan kemampuan atau
ketrampilan khusus seseorang atau kelompok orang. Sesuai dengan tujuan dari SMK
adalah sebagai salah satu institusi yang
menyiapkan tenaga kerja, dituntut mampu menghasilkan lulusan sebagaimana yang
diharapkan oleh dunia kerja, tamatan SMK diharapkan memiliki kecakapan hidup,
memiliki kompetensi kerja yang sesuai dengan pekerjaan. Kecakapan hidup adalah pendidikan kemampuan,
kesanggupan, dan ketrampilan yang diperlukan untuk menjalankan kehidupan dengan
nikmat dan bahagia.
Dengan terciptanya SDM/lulusan yang
berkualitas yaitu lulusan yang cerdas,
terampil dan siap kerja sehingga siap memasuki pasar kerja. Keterserapan para
lulusan yang merupakan output SMK akan meningkatkan produktivitas yang pada
gilirannya akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi melalui terciptanya nilai
tambah terhadap barang dan jasa yang terdapat dalam dijelaskan dengan tingkat
partisipasi masyarakat dalam menyekolahkan anak-anaknya untuk menempuh studi di
jenjang SMK. Semakin tinggi tingkat partisipasi masyarakat, semakin tinggi pula
kualitas SDM yang dapat digunakan dalam pengolahan sumber daya yang tersedia
dalam perekonomian.
Oleh karena itu SMK memiliki peran dan
dampak yang sangat penting, SMK sebagai suatu entities memiliki peranan yang
signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah di Indonesia. Sebagai suatu
entitas ekonomi, keberadaan SMK dapat berperan sebagai special endowment factor
dalam perekonomian di daerah. Peran ini akan semakin berdaya guna dengan
serangkaian proses pembelajaran di SMK yang lebih mengedepankan aspek skills
dalam membentuk kualitas SDM. SMK sebagai lembaga pendidikan kejuruan merupakan
awal titik balik sebagai motor penggerak ekonomi dan sosial di masyarakat. SMK
diharapkan mampu menciptakan efek ganda yaitu mendorong capaian pendidikan
warga sekaligus juga berkontribusi langsung terhadap pertumbuhan ekonomi. SMK
merupakan bagian tak terpisahkan dari sektor ekonomi, yang ditujukan untuk
menunjang pertumbuhan ekonorni nasional. Oleh karena itu, sistem SMK perIu
ditingkatkan (improved) baik secara kualitas maupun kuantitas. Kualitas SMK
mencerminkan kualitas angkatan kerja Indonesia, yang perlu dikembangkan
terus-menerus untuk meningkatkan daya saing sumberdaya manusia Indonesia. SMK
juga berperan dalam mengurangi tingkat pengangguran (jobless index) di
Indonesia.
Peran SMK dalam mendukung ekonomi daerah,
sangat dipengaruhi oleh bagaimana SMK menghasilkan lulusan yang cerdas,
terampil dan siap kerja. Sehingga akan tercipta lulusan SMK yang berkualitas,
dan merekalah yang akan menjadi penentu di pasar tenaga kerja, dan pada
gilirannya, menjadi penyumbang pertumbuhan ekonorni daerah. Semakin berkualitas
lulusan SMK, semakin mudah ia terserap dalam pasar tenaga kerja. Berhasil
menjadi pekerja di pasar tenaga kerja berarti menciptakan pendapatan.
Keterserapan alumni SMK dalam pasar tenaga kerja berarti penciptaanincome bagi
alumni SMK, sekaligus pendapatan bagi daerah (dalam bentuk PDRB) di mana alumni
tersebut bekerja. Peran inilah yang kemudian menjadikan SMK menjadi suatu
engine sector of growth dalam pertumbuhan ekonomi di daerah. Melalui peran ini,
SMK akan menciptakan multiplier effect di bidang ekonomi yang kemudian dapat
mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah maupun untuk mengembangkan dunia usaha
dan industry di eara globalisasi.
Sumber : "Pendidikam
vokasional sebagai investasi” Bambang
Sugestiyadi, dan "peran SMK sebagai specifik human capital dalam membangun
perekonomian indonesia" Tuatul mahfud dan ade novi
Tugas KKPI SMKK
Cendrawasih
.jpg)

.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)
.jpg)