Wednesday, March 14, 2012

Peran dan dampak SMK di era globalisasi industri

     Tatanan ekonomi dunia sedang berubah ke-era perdagangan bebas dan investasi bebas, dimana perdagangan barang dan jasa antar negara tidak lagi mengalami hambatan-hambatan yang berarti dalam quota dan tarif. Bentuk perdagangan bebas di era global ini dampaknya adalah Indonesia harus mempersiapkan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) yang kompetensi dan standarisasinya mengikuti kualifikasi dunia.. Penerapan teknologi baru dalam industri mengandung konsekuensi peningkatan permintaan  Sumber Daya Manusia (SDM) yang memiliki kemampuan yang lebih tinggi guna mendukung peningkatan produktivitas.

     Pendidikan Sekolah  Menengah  Kejuruan (SMK)  sebagai pendidikan kejuruan tingkat menengah, memiliki  peran besar  dalam merencanakan dan menciptakan SDM  yang profesional  dan  produktif. Pendidikan  di  Sekolah  Menengah  Kejuruan  (SMK) bertujuan untuk meningkatkan  pengetahuan  dan  keterampilan  siswa  dalam  rangka  menyiapkan  mereka  sebagai  tenaga  kerja  tingkat  menengah.   Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) sebagai salah satu lembaga pendidikan yang mempunyai misi menyiapkan tenaga kerja tingkat menengah yang mampu mengisi lapangan kerja dan berkualitas profesional diharapkan mampu berperan sebagai alat unggulan bagi industri-industri Indonesia dalam menghadapi persaingan global.

     Pendidikan kejuruan  juga  merupakan investasi untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia,  yang merupakan syarat utama untuk meningkatkan laju pertumbuhan ekonomi, pemerataan kesempatan, dan untuk perubahan sosial. Pendidikan dan pelatihan adalah merupakan upaya untuk mengembangkan sumber daya manusia, terutama untuk pengembangan kemampuan intelektual dan kepribadian manusia. Pendidikan formal di dalam suatu organisasi adalah suatu proses pengembangan kemampuan kearah yang diinginkan oleh organisasi yang bersangkutan, sedangkan latihan merupakan bagian dari suatu proses pendidikan yang tujuannya untuk meningkatkan kemampuan atau ketrampilan khusus seseorang atau kelompok orang. Sesuai dengan tujuan dari SMK adalah  sebagai salah satu institusi yang menyiapkan tenaga kerja, dituntut mampu menghasilkan lulusan sebagaimana yang diharapkan oleh dunia kerja, tamatan SMK diharapkan memiliki kecakapan hidup, memiliki kompetensi kerja yang sesuai dengan pekerjaan.  Kecakapan hidup adalah pendidikan kemampuan, kesanggupan, dan ketrampilan yang diperlukan untuk menjalankan kehidupan dengan nikmat dan bahagia.

      Dengan terciptanya SDM/lulusan yang berkualitas yaitu  lulusan yang cerdas, terampil dan siap kerja sehingga siap memasuki pasar kerja. Keterserapan para lulusan yang merupakan output SMK akan meningkatkan produktivitas yang pada gilirannya akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi melalui terciptanya nilai tambah terhadap barang dan jasa yang terdapat dalam dijelaskan dengan tingkat partisipasi masyarakat dalam menyekolahkan anak-anaknya untuk menempuh studi di jenjang SMK. Semakin tinggi tingkat partisipasi masyarakat, semakin tinggi pula kualitas SDM yang dapat digunakan dalam pengolahan sumber daya yang tersedia dalam perekonomian.

      Oleh karena itu SMK memiliki peran dan dampak yang sangat penting, SMK sebagai suatu entities memiliki peranan yang signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah di Indonesia. Sebagai suatu entitas ekonomi, keberadaan SMK dapat berperan sebagai special endowment factor dalam perekonomian di daerah. Peran ini akan semakin berdaya guna dengan serangkaian proses pembelajaran di SMK yang lebih mengedepankan aspek skills dalam membentuk kualitas SDM. SMK sebagai lembaga pendidikan kejuruan merupakan awal titik balik sebagai motor penggerak ekonomi dan sosial di masyarakat. SMK diharapkan mampu menciptakan efek ganda yaitu mendorong capaian pendidikan warga sekaligus juga berkontribusi langsung terhadap pertumbuhan ekonomi. SMK merupakan bagian tak terpisahkan dari sektor ekonomi, yang ditujukan untuk menunjang pertumbuhan ekonorni nasional. Oleh karena itu, sistem SMK perIu ditingkatkan (improved) baik secara kualitas maupun kuantitas. Kualitas SMK mencerminkan kualitas angkatan kerja Indonesia, yang perlu dikembangkan terus-menerus untuk meningkatkan daya saing sumberdaya manusia Indonesia. SMK juga berperan dalam mengurangi tingkat pengangguran (jobless index) di Indonesia.
    
      Peran SMK dalam mendukung ekonomi daerah, sangat dipengaruhi oleh bagaimana SMK menghasilkan lulusan yang cerdas, terampil dan siap kerja. Sehingga akan tercipta lulusan SMK yang berkualitas, dan merekalah yang akan menjadi penentu di pasar tenaga kerja, dan pada gilirannya, menjadi penyumbang pertumbuhan ekonorni daerah. Semakin berkualitas lulusan SMK, semakin mudah ia terserap dalam pasar tenaga kerja. Berhasil menjadi pekerja di pasar tenaga kerja berarti menciptakan pendapatan. Keterserapan alumni SMK dalam pasar tenaga kerja berarti penciptaanincome bagi alumni SMK, sekaligus pendapatan bagi daerah (dalam bentuk PDRB) di mana alumni tersebut bekerja. Peran inilah yang kemudian menjadikan SMK menjadi suatu engine sector of growth dalam pertumbuhan ekonomi di daerah. Melalui peran ini, SMK akan menciptakan multiplier effect di bidang ekonomi yang kemudian dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di daerah maupun untuk mengembangkan dunia usaha dan industry di eara globalisasi.

Sumber : "Pendidikam vokasional sebagai  investasi” Bambang Sugestiyadi, dan "peran SMK sebagai specifik human capital dalam membangun perekonomian indonesia" Tuatul mahfud dan ade novi



Tugas KKPI SMKK Cendrawasih

No comments:

Post a Comment